Doa

Salah Satu Doa Yang Sering Dibaca Nabi

Telah menceritakan kepada kami Abu Musa Al Anshari telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Mu’adz dari Abu Ka’b pemilik sutera, ia telah menceritakan kepadaku Syahr bin Hausyab ia berkata; aku katakan kepada Ummu Salamah; wahai Ummul mukminin, apakah doa Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam yang paling sering, apabila ada padamu? Ia berkata; doa beliau yang paling sering adalah: “YAA MUQALLIBAL QULUUB, TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIKA” (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agamaMu). Ummu Salamah berkata; wahai Rasulullah, betapa sering anda berdoa: “YAA MUQALLIBAL QULUUB, TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIKA” (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agamaMu). Beliau berkata: “Wahai Ummu Salamah, sesungguhnya tidak ada seorang manusia pun melainkan hatinya berada diantara dua jari diantara jari-jari Allah, barang siapa yang Allah kehendaki maka Dia akan meluruskannya dan barang siapa yang Allah kehendaki maka Dia akan membelokkannya.” Kemudian Mu’adz membaca ayat: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.” Dan dalam bab tersebut terdapat riwayat dari Aisyah serta An Nawwas bin Sam’an serta Anas, Jabir, Abdullah bin ‘Amr dan Nu’aim bin Hammam. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan. (HR. At Tirmidzi No.3444)

Telah menceritakan kepada kami Abdushshomad dan Affan, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dia berkata; telah menceritakan kepada kami Ali bin Zaid dari Ummi Muhammad dari Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memperbanyak mengucapkan; “YA MUQALLIBAL QULUUB, TSABIT QALBI ‘ALA DINIK WA THA’ATHIK (Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan ketaatan kepada-Mu).” Lalu dikatakan kepada beliau, wahai Rasulullah! Affan telah berkata; Aisyah telah berkata kepadanya, sesungguhnya engkau memperbanyak membaca; “YA MUQALLIBAL QULUUB, TSABBIT QALBI ‘ALA DINIK WA THA’ATHIK (Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan ketaatan kepada-Mu).” Beliau bersabda: “Apa yang membuatku aman, sesungguhnya hati hamba berada diantara dua ujung jari Arrahman, apabila Ia berkehendak untuk memabalikkan hati seorang hamba maka Ia akan membalikkannya.” Affan meriwayatkan; “Di antara dua jari dari jari jemari Allah Azzawajalla” (HR. Ahmad No.24938)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *